Apa Itu Les Privat, Contoh, Biaya, Perbedaan, Kelebihan dan Kekurangan

Peningkatan prestasi akademik seorang siswa memang ditentukan oleh banyak faktor. Selain belajar di lingkungan sekolah, peserta didik juga dapat mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran yang dilakukan di luar jam sekolah, seperti les privat.

Tentunya Anda sudah pernah mendengar tentang istilah les Privat di suatu lingkungan pendidikan maupun sosial. Kendati sama-sama kegiatan belajar, nyatanya istilah di atas memiliki mekanisme yang cukup berbeda ketika dilaksanakan.

Perbedaan tersebut tidak jarang mengundang rasa penasaran orang tua, wali, maupun calon peserta yang ingin mendaftar program les privat di suatu lembaga. Jadi, sebenarnya apa itu les privat? Kemudian apa saja kelebihan maupun kekurangannya bagi peserta?

Semua pertanyaan di atas hanya akan terjawab setelah Anda menggali lebih jauh informasi mengenai model les tersebut. Itulah mengapa ada baiknya simak terlebih dahulu segala penjelasan terkait les Privat di bawah ini.

 

Apa Itu Les Privat?

Auto Draft

Seorang ahli mendefinisikan les privat sebagai pelatihan yang dlaksanakan oleh siswa dengan atau tanpa bimbingan guru di sekolah. Aktivitas pendidikan Non-Formal tersebut bersifat efektif sehingga membantu menunjang keberhasilan proses pembelajaran pesertanya.

Berdasarkan penjabaran di atas, maka dapat disimpulkan jika Les Privat adalah sebuah model pembelajaran yang diadakan oleh suatu pihak baik perseorangan maupun lembaga dalam skala kecil. Biasanya kegiatan belajar mengajar diikuti oleh seorang pengajar atau tentor, kemudian maksimal 3 peserta didik di dalamnya.

Melihat jumlah peserta didiknya, tentu saja proses pembelajaran mampu dilakukan secara efektif. Pasalnya interaksi yang terjalin antara pengajar dan peserta didik terasa lebih intens serta leluasa. Alhasil, penyampaian dan penerimaan materi les membuahkan hasil optimal.

Contoh Les Privat

Model belajar secara privat tadi sudah diadopsi oleh banyak lembaga pendidikan Non-Formal baik les maupun kursus. Masing-masing pihak pengelola akan memiliki program unggulannya tersendiri sehingga kegiatan belajar mengajar secara privat terasa jauh lebih spesial.

Guna mendapatkan gambaran lengkapnya, ada beberapa contoh praktik les privat yang diadakan oleh beberapa lembaga pendidikan maupun perorangan, sebagai berikut.

1. Les Privat Tatap Muka Kumon

Salah satu contoh les privat secara tatap muka di Indonesia sudah diaplikasikan oleh Kumon. Pihak tutor dari Kumon akan datang ke rumah peserta guna menyelenggarakan kegiatan belajar secara tatap muka.

2. Les Privat Daring Neutron

Salah satu contoh les privat secara daring ada pada Neutron. Di setiap jenjang pendidikannya, Neutron kerap menyediakan kegiatan belajar online bertajuk Bimbingan Jarak Jauh. Nantinya peserta akan melakukan video call interaktif bersama tutor guna melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

Perbedaan Les Privat dan Bimbel

Seringkali beberapa pihak mencoba membandingkan antara les Privat dan juga bimbel. Pasalnya kedua istilah tadi sering muncul di ruang diskusi publik sehingga menimbulkan rasa penasaran. Lantas, apa perbedaan les Privat dan Bimbel?

Sebelum membedah perbedaannya, maka terlebih dahulu Kita akan coba menggali kedua definisinya secara singkat. Seperti pembahasan di atas, les Privat merupakan model kegiatan pembelajaran yang dilakukan di beberapa lembaga.

Sementara bimbel sendiri adalah suatu lembaga pendidikan Non-Formal yang mengadakan kegiatan les maupun kursus guna meningkatkan kemampuan pesertanya baik menggunakan model kelas maupun secara privat.

Jadi berdasarkan kedua definisi di atas, dapat disimpulkan apabila perbedaan antara les privat maupun Bimbel terletak pada perannya. Dimana Bimbel merupakan penyelenggara, sementara les Privat merupakan kegiatan pembelajaran yang diselenggarakan oleh suatu bimbel.

Apabila ingin melakukan perbandingan, maka akan lebih tepat jika Anda mencari tahu perbedaan antara les Privat dan juga kelas.

Perbedaan Model Pembelajaran Les Privat dan Kelas

Karena perbedaan antara les privat dan bimbel sudah diketahui, maka tibalah saatnya membandingkannya dengan model kelas.

1. Jumlah Peserta Didik

Apabila dilihat dari jumlah peserta didiknya, model kegiatan les kelas cenderung diikuti oleh peserta didik berskala besar. Sebaliknya, les privat justru bisa diikuti oleh jumlah peserta lebih kecil bahkan tidak lebih dari 3 orang dalam tiap sesinya.

2. Lokasi Kegiatan Belajar

Jika ditinjau berdasarkan lokasinya, maka kegiatan les Privat jauh lebih fleksibel karena tidak harus menjadikan gedung kantor sebagai tempat pelaksanaannya. Sementara model les kelas membutuhkan suatu ruangan mengingat kuantitas pesertanya.

3. Materi

Apabila dilihat dari sisi materi yang diberikan, beberapa kegiatan les privat cenderung berfokus pada satu bidang keilmuan saja. Misalnya les musik, les komputer, les Bahasa Inggris dan masih banyak lagi lainnya.

Sementara materi les Kelas jauh lebih bervariasi bahkan bisa terdiri dari beberapa mata pelajaran pokok yang ada di suatu jenjang pendidikan. Inilah alasan lainnya mengapa les privat cenderung lebih efektif.

4. Tutor

Masih berhubungan dengan poin sebelumnya terkait materi yang diajarkan pada suatu model les privat maupun kelas. Les Privat cenderung dipandu oleh seorang tutor yang notabene merupakan ahli di bidang terkait.

Sementara les kelas akan dipandu oleh banyak tutor karena setiap mata pelajaran akan dibimbing oleh satu pengajar yang berbeda sesuai keahlian masing-masing,

5. Jadwal

Jika dilihat dari sisi jadwal pelaksanaan, les privat cenderung lebih fleksibel dibandingkan kelas. Pasalnya pelaksanaan les Privat dapat dilakukan kapan saja sesuai perjanjian antara pihak tutor dengan peserta didik.

Sementara jadwal les pada suatu kelas jauh lebih terikat. Pasalnya setiap waktunya sudah ditetapkan oleh lembaga selaku pihak penyelenggara. Jadi sebagai peserta, mau tidak mau Anda harus mematuhi ketetapan jadwal yang sudah disediakan sebelumnya.

6. Durasi

Apabila dilihat dari durasinya, maka kebanyakan les Privat tidak memiliki batas waktu yang pasti. Semua bisa diatur berdasarkan perjanjian antara pihak tutor dengan peserta didik. Sementara durasi kegiatan les kelas sudah ditetapkan oleh suatu lembaga selaku penyelenggara.

Jadi itulah beberapa perbedaan antara model pembelajaran les privat dan kelas. Tentu setiap poin penjelasannya sudah memberikan gambaran tentang pelaksanaan dua kegiatannya. Selanjutnya tinggal sesuaikan pilihan model pembelajaran les sesuai kebutuhan.

Biaya Les Privat Per Hari

Jika berbicara tentang penjelasan kegiatan les privat, maka kurang lengkap rasanya jika Kita tidak mengetahui biaya yang harus dikeluarkan guna mengikuti serangkaian kegiatannya. Lantas, berapa biaya les privat per hari?

Berdasarkan informasi yang beredar di beberapa sumber media, rata-rata biaya les privat jauh lebih mahal dibandingkan program les dengan model pembelajaran kelas. Pasalnya kegiatan belajar tersebut jauh lebih intens serta lebih efektif terhadap pemahaman siswa akan suatu materi.

Namun perlu menjadi catatan jika ketentuan biaya merupakan kebijakan masing-masing pihak penyelenggara les di suatu wilayah sehingga nominalnya tidak bisa dipastikan secara akurat.

Kelebihan dan Kekurangan Les Privat

Kendati informasi di atas sudah dijabarkan seluruhnya, tetap saja les privat masih memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan di baliknya. Tentu Anda harus mengetahui beberapa hal penting tersebut supaya dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan.

Supaya lebih mudah dipahami, berikut merupakan beberapa kelebihan dan kekurangan les privat.

1. Kelebihan

Berikut merupakan beberapa kelebihan les privat.

  • Proses memahami materi les jauh lebih efektif.
  • Lokasi kegiatan dapat disesuaikan guna menciptakan kenyamanan belajar.
  • Jadwal kegiatan les jauh lebih fleksibel sehingga tidak mengganggu agenda lainnya.
  • Proses mendalami suatu bidang keilmuan jauh lebih efektif.
  • Durasi belajar dapat diatur kembali sehingga tidak menimbulkan kejenuhan ketika belajar.
  • Adanya komunikasi intens sehingga lebih dekat dengan tutor.

2. Kekurangan

Berikut merupakan beberapa kekurangan les privat.

  • Kurang terjalinnya relasi dengan peserta les lainnya.
  • Proses pembelajaran hanya berfokus pada satu bidang keilmuan saja
  • Biaya les privat cenderung lebih mahal.

Setidaknya itulah beberapa kelebihan dan kekurangan dari kegiatan les privat yang nantinya akan dirasakan oleh masing-masing peserta. Namun kembali lagi semua keputusan untuk mendaftar suatu les privat kembali pada calon peserta berdasarkan kebutuhan serta kemampuan finansial.

Alasan Memilih Les Privat

Berdasarkan informasi mengenai kelebihan dan kekurangan di atas, maka terdapat beberapa alasan kenapa Anda harus memilih model kegiatan les privat, sebagai berikut.

  • Ingin memahami suatu materi secara efektif dalam waktu relatif singkat.
  • Ingin lebih fokus ketika mendalami satu bidang keilmuan.
  • Memiliki kemampuan finansial guna mengakomodir biaya les.
  • Ingin belajar suatu materi secara fleksibel.
  • Ingin memastikan suasana belajar yang aman dan nyaman.

Apabila beberapa alasan di atas cocok dengan profil Anda, maka silahkan pilihlah program les privat yang diadakan oleh beberapa lembaga. Dengan demikian, proses memahami suatu keilmuan akan memiliki hasil yang optimal.